文章
  • 文章
国际

扑克玩法大全:Kucing ras langka ramaikan kontes di Bandung

扑克玩法大全8月31日下午3:09发布
扑克玩法大全8月31日下午3:09更新

Safranika Ustin,kucing ras langka Somali,mengikuti kontes kucing internasional di Bandung。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

Safranika Ustin,kucing ras langka Somali,mengikuti kontes kucing internasional di Bandung。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

BANDUNG,印度尼西亚 - Kucing ras Somali itu nampak gelisah di gendongan pemiliknya,Neni Wijaya yang terus berusaha menenangkannya。 Kucing itu sepertinya bisa merasakan jika ia menjadi pusat perhatian para pengunjung kontes kucing“Champs the Champs”yang digelar di Bandung,Sabtu-Minggu,29 - 30 Agustus 2015。

Wajar saja karena kucing bernama Safranika Ustin itu memiliki warna bulu yang menawan,cokelat keemasan,warna yang tak biasa。 Ustin juga merupakan kucing ras索马里pertama yang datang ke印度尼西亚。

“Belum ada kucing ras Somali sebelumnya。 Baru dia pertama kali datang ke Indonesia,“kata Neni saat ditemui di lokasi,Sabtu,29 Agustus 2015。

“Peminatnya banyak sekali。 Sekarang saja sudah banyak yang memesan keturunannya,“kata Neni。

Neni membeli Ustin di Rusia dengan harga yang fantastis,Rp 100 juta。 Meski harus merogoh kocek sangat dalam,namun perempuan yang juga memiliki usaha jual beli kucing ini melihat peluang bisnis yang menguntungkan。

Menurut Neni,kucing ras索马里ini memiliki sejumlah keistimewaan。 Selain warna bulu yang menarik,kucing ini juga sangat manis dan loveable

“Dia itu gak pernah nyakar ,jinak banget。 Kalau saya lagi duduk,dia nyamperin dan nyium-nyium saya。 Pokoknya menyenangkanlah kucingnya,“ujar perempuan 48 tahun itu。

Neni lalu mengikutsertakan Ustin dalam kontes kucing“Champs the Champs”untuk kategori Shorthair Breed bersaing dengan 46 ekor kucing dari berbagai ras lainnya dalam memperebutkan gelar Championship。 Kontes itu menjadi pengalaman pertama bagi Ustin。

Ilustrasi。 Anak kucing Persia Peaknose berpose di rumah pemiliknya di Sunter,雅加达。 Foto oleh Abdul Qowi Bastian / Rappler

Ilustrasi。 Anak kucing Persia Peaknose berpose di rumah pemiliknya di Sunter,雅加达。 Foto oleh Abdul Qowi Bastian / Rappler

Kontes kucing terbesar di Indonesia

Ustin menjadi satu dari 225 ekor kucing dari berbagai ras yang memeriahkan kontes kucing yang diselenggarakan oleh komunitas Sukses Beternak Kucing Ras bekerja sama dengan Cat Fanciers'Society of Indonesia(CFSI)dan induk organisasi kucing internasional,Cat Fanciers'Assosiation(CFA)。 Ini menjadi kontes si manis terbesar di Indonesia。 Bahkan,untuk jumlah kepersertaan kucing ras Mainecoon,kontes ini bisa dikatakan terbesar di dunia。

“Ada 91 ekor kucing Mainecoon yang ikut kontes Champs in the Champs ini。 Belum pernah ada kontes dengan jumlah kucing Mainecoon sebanyak ini di dunia,“kata Presiden CFSI,Cacang Effendi。

Jurinya pun tak kalah banyak。 Ada 12 orang juri profesional yang didatangkan dari berbagai negara untuk memilih kucing terbaik di setiap kategorinya。 Antara lain Irina Kharchencko dari Rusia,Vicki Abelson dari Amerika Serikat,Ayumi Ueda dari Jepang,dan Amanda Cheng dari China。

“Belum ada kontes kucing di Indonesia yang mendatangkan juri sebanyak itu。 Jadi kontes sekarang ini benar-benar terbesar di Indonesia,“kata Cacang。

Kontes ini diikuti peserta dari beberapa negara seperti马来西亚,泰国,菲律宾,丹Jepang serta para penyayang kucing dari berbagai daerah di印度尼西亚。 Salah satunya adalah Charly Hernoto yang sengaja datang ke Bandung untuk mengikuti kontes。

“Semua kucing saya diikutkan lomba,”kata warga Jakarta yang memiliki 50 ekor kucing jenis Persia dan Mainecoon ini。

Pada kontes kali ini,Charly mengikutkan 12 ekor kucing jenis Mainecoon miliknya untuk dilombakan。

“Tujuannya untuk mendapatkan gelar dan mengetahui kualitas kucing saya,”kata pemilik Nochacoon Cattery ini。

Kontes kucing'Champ of the Champs'dibagi dalam tiga divisi,yakni Longhair Breeds,Shorthair Breeds,dan Household Pets。 Longhair品种diikuti kucing jenis Mainecoon,波斯,异国情调,丹挪威森林。 Sedangkan peserta untuk Shorthair Breeds di antaranya adalah kucing jenis Sphynx,Scottish Fold,Burmese,Somali,dan Devon Rex。

事件 ini seperti perlombaan mobil公式大奖赛,setiap peserta yang berhasil dalam lomba ini akan mendapatkan poin dimana poin tersebut menentukan level prestasi setiap kucingnya,seperti gelar Champion,Grand Champion,National Winner,dan seterusnya,”papar CFSI Champ of the Champ's Show经理,Arman Hermawan。

Poin tersebut,lanjut Arman,akan dikumpulkan dan pada akhir sesi diumumkan pemenangnya。 Panitia berencana akan menggelar sesi akhir pada Desember 2015 dan April 2016 untuk menutup sesi yang bertepatan dengan momen Konferensi Asia Afrika 2016 mendatang。

“Untuk kontes sekarang ini,pemenang kucing terbaik setiap kategorinya akan diumumkan Minggu(29 Agustus 2015)sore,”lanjutnya。

Pada 事件 kali ini,panitia tidak hanya menyelenggarakan kontes kucing saja tapi juga berbagai kegiatan seperti cat bazaar yang menjual berbagai perlengkapan kucing, face paintingtalkshow ,dan photo booth。

“Acara ini pun dirancang untuk menjadi momen bersejarah kebanggaan Indonesia dengan mengabadikan dokumentasi event ini menjadi gambar resmi perangko Indonesia,”kata Arman。 - Rappler.com